Selasa, 01 September 2009

Dolar dari Google AdSense

Beberapa waktu lalu saya sempat membaca status teman-teman blogger di Facebook yang menyiratkan kegembiraan atas bayaran dolar dari Google AdSense yang diterima akhir bulan lalu. Jumlahnya rata-rata terbilang lumayan, 3 digit dolar dan yang lebih fantastis 4 digit dolar. Menurut pengakuan teman-teman jumlah tersebut didapat dalam waktu sebulan. Jadi mungkin bisa disamakan sebagai gaji bulanan mereka. Wow!

Jumlah seperti itu tentunya masih bukan apa-apa bagi blogger A-list seperti John Chow atau ShoeMoney. Menurut perkiraan, John Chow punya aset lebih dari 4 juta dolar dari kerajaan situs yang dibangunnya. ShoeMoney pernah punya cek AdSense senilai lebih dari seratus ribu dolar.

Tapi ada perbedaan besar antara teman-teman blogger kita dengan blogger kelas A dalam mendapatkan uang sebanyak itu.

Kombor.com pernah menulis mengenai kejujuran blogger dalam mencari dolar di internet. Di artikel itu diceritakan bagaimana blogger mendapat uang dengan auto-generated content, mengakali beberapa program make money online, berlaku sebagai scraper dengan memanfaatkan plugin tertentu untuk copy-paste konten dari RSS feed, dan sebagainya. Secara pribadi saya tidak menilai praktek-praktek tersebut sebagai usaha yang tidak jujur. Saya malah bertanya-tanya apakah begitu caranya mencari duit di internet.

Saya cukup terkejut ketika membaca pengakuan salah satu rekan blogger yang rela begadang tengah malam hanya untuk menjaga penghasilannya minimal tetap 4 digit di bulan-bulan berikutnya. Wow sebuah hasil yang cukup pantas untuk kerja keras seperti itu. Tapi saya lebih terkejut membaca pengakuan ShoeMoney yang bisa mendapat $200-$400 untuk setiap tweet di account Twitter-nya.

Kita lihat perbedaanya: yang satu berusaha keras menjaga pendapatannya di angka minimal 4 digit (karena kalau tidak begitu tidak akan dapat banyak uang), tetapi yang lain dengan mudahnya mendapat sedikitnya $200 hanya dengan sekali tweet (kita pasti tahu seberapa mudahnya mengirim satu tweet di Twitter).

Working hard, but not smart

Dengan membaca cerita teman blogger kita di atas, mungkin inilah yang John Chow sebut sebagai working hard but not smart. Kita tidak perlu terkejut dengan angka $xxxx yang mereka dapat, karena kebanyakan mereka melakukannya dengan puluhan bahkan sampai seratus blog! Di sisi lain, jumlah segitu bisa didapat Darren Rowse hanya dengan satu blog yang dimilikinya. Lha kok bisa?

Tentu saja bisa karena blogger kelas atas memiliki apa yang Aditya Mahesh sebut sebagai aset blog terbesar yang belum kita miliki sekarang: otoritas atau keahlian, dan kredibilitas. Bukan bermaksud menggurui, tapi kedua hal tersebut tidak didapat dalam waktu singkat. Butuh waktu bertahun-tahun membangun reputasi besar seperti itu.

Bahkan menurut saya kalau seandainya blogger seperti ShoeMoney harus kehilangan blog yang menjadi sumber pendapatan mereka, pasti tidaklah susah untuk membangun kembali blog yang akan memberikan penghasilan besar, karena sudah memiliki reputasi baik di dunia online marketing, dan semua orang tahu siapa mereka.

Terus bagaimana caranya?

Terserah bagaimana cara kita membuat blog berpenghasilan, apakah dengan jualan themes, jualan e-book seperti Om Cosa, mulai membangun reputasi dengan menjadi guest blogger di blog dengan ribuan pengunjung seperti yang teman kita Fikri lakukan di ProBlogDesign, atau malah melakukan cara-cara ironi seperti yang saya lakukan tahun lalu: bekerja keras dan mencari job lebih banyak untuk mendapat dollar lebih banyak (entah saya akan melakukannya lagi apa tidak hihihi).

P.S. Komentar teman-teman akan sangat berarti, karena saya akan meninggalkan blog ini dalam waktu yang cukup lama karena suatu kesibukan :D

ShareThis

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut

Entri Populer

Iklan

Hosting Indonesia

News Indonesia Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template