Jakarta - Sejumlah organisasi pelajar mendirikan pos pengaduan Ujian Nasional (UN). Mereka menyatakan siap menampung keluhan dan berbagai kecurangan UN SMA, SMP dan SD.
"Pelanggaran UN bisa apa saja seperti pungutan biaya, bocornya soal/ujian, gangguan psikologis seperti stress dan tidak lulus secara tak wajar," kata juru bicara Posko Nasional Pengaduan UN 2010, Virgo Sulistianto, di LBH Jakarta, Jl Diponegoro 74, Jakarta Pusat, Minggu (21/3/2010)
Menurutnya, keberadaan pos pengaduan itu akan membantu berbagai persoalan murid atau orang tua murid seputar penyelenggara UN. Pos juga akan turut memantau pelaksanaan UN hingga ke daerah-daerah.
Berbagai organisasi pelajar turut bergabung seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Persatuan Guru Madrasah Indonesia, dan LBH.
"Banyak masalah dari kualitas guru, perlengkapan sarana dan prasarana sekolah yang tidak rata dan akses pendidikan yang tidak sama di seluruh Indonesia," tegas Virgo.
Minggu, 21 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar