Liputan6.com, Manggarai: Hampir 7.000 pelajar sekolah menengah atas di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mengikuti ujian nasional (UN), Senin (22/3). Sebanyak 31 orang di antaranya adalah murid akselerasi dari kelas dua. Mereka dianggap layak mengikuti UN setelah lolos seleksi karena memiliki tingkat kemampuan lebih dari siswa lainnya. Dari jumlah itu, sebanyak 21 orang di antaranya adalah murid SMAN 1 Ruteng dan selebihnya dari sekolah swasta.
Hari pertama UN di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berjalan lancar. Meski begitu terdapat puluhan peserta yang tidak hadir. Sebagian beralasan sakit, sedangkan siswa lainnya tanpa pemberitahuan. Di SMA PGRI misalnya, 14 murid tidak hadir. Panitia sedang mengecek alasan ketidakhadiran mereka.
Sementara itu, pelaksaan UN di Manokwari, Papua Barat, yang diikuti sekitar 9.900 siswa berjalan lancar. Seperti di sekolah lainnya, semua peserta tidak diperbolehkan membawa telepon genggam saat ujian dan harus menyerahkannya pada pengawas.(YNI)


0 comments:
Posting Komentar