JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah korban bentrokan warga dan Satpol PP masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, hingga Rabu (14/4/2010) petang ini, tinggal 16 orang. Adapun untuk korban yang menjalani rawat inap ada lima orang.
Demikian disampaikan Direktur RSUD Koja Toga Asman di lokasi, Jakarta, Rabu. "Yang dirawat tinggal 16 orang dan yang langsung rawat inap ada lima," tutur Toga.
Dia memaparkan, berdasarkan data pukul 16.00 tadi, total korban yang dibawa ke RSUD Koja mencapai 87 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 korban merupakan anggota Satpol PP sebanyak 19 warga, dan sisanya 11 orang merupakan aparat kepolisian.
Menurutnya, ada tujuh korban yang mengalami luka berat. Lima di antaranya merupakan anggota Satpol PP dan dua lainnya adalah warga sipil.
"Warga yang dua ini kritis. Mereka kemudian dirujuk ke RSCM. Yang lima Satpol PP tadinya kondisinya gawat, tetapi sudah kita laksanakan operasi," jelas dia.
Salah satu korban yang dirujuk ke RSCM, yakni S, menderita kerusakan bola mata yang pecah. Adapun satunya, Alvi atau A, seorang bocah berusia 13 tahun mengalami luka bacokan di kepala dan terkena di sarafnya.
"Dari hasil foto mungkin dia kena bacokan, menurut ahli bedah tadi sarafnya kena bacok di kepala," tandas dia.
Demikian disampaikan Direktur RSUD Koja Toga Asman di lokasi, Jakarta, Rabu. "Yang dirawat tinggal 16 orang dan yang langsung rawat inap ada lima," tutur Toga.
Dia memaparkan, berdasarkan data pukul 16.00 tadi, total korban yang dibawa ke RSUD Koja mencapai 87 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 korban merupakan anggota Satpol PP sebanyak 19 warga, dan sisanya 11 orang merupakan aparat kepolisian.
Menurutnya, ada tujuh korban yang mengalami luka berat. Lima di antaranya merupakan anggota Satpol PP dan dua lainnya adalah warga sipil.
"Warga yang dua ini kritis. Mereka kemudian dirujuk ke RSCM. Yang lima Satpol PP tadinya kondisinya gawat, tetapi sudah kita laksanakan operasi," jelas dia.
Salah satu korban yang dirujuk ke RSCM, yakni S, menderita kerusakan bola mata yang pecah. Adapun satunya, Alvi atau A, seorang bocah berusia 13 tahun mengalami luka bacokan di kepala dan terkena di sarafnya.
"Dari hasil foto mungkin dia kena bacokan, menurut ahli bedah tadi sarafnya kena bacok di kepala," tandas dia.

0 comments:
Posting Komentar