Jakarta - Gubernur DKI Fauzi Bowo mengaku tidak ingin berdiam diri menghadapi tragedi Priok berdarah. Namun karena musibah yang menimpa keluarganya, Fauzi mendelegasikan masalah ini sementara pada Wagub Prijanto.
Ayah Fauzi, Djauhari Bowo meninggal hari ini, Selasa (14/4/2010). Saat ini almarhum sudah dimakamkan di TPU Karet Bivak.
"Berhubung saya sedang ada musibah, saya mendelegasikan pada wakil Gubernur dan Muspida terkait," ujar Fauzi Bowo di rumah duka orangtuanya di Jl Surabaya no 66, Menteng, Jakarta Pusat.
Fauzi kembali menegaskan, Pemprov DKI tidak pernah berencana akan menggusur makam Mbah Priok di Koja. "Saya tegaskan tidak ada niatan dari Pemda untuk memindahkan makam," jelasnya.
Fauzi pun meminta masing-masing pihak menahan diri agar tidak terjadi kericuhan lagi. "Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan baik, tanpa ada kekerasan lagi," pungkasnya.
(rdf/mok)
Ayah Fauzi, Djauhari Bowo meninggal hari ini, Selasa (14/4/2010). Saat ini almarhum sudah dimakamkan di TPU Karet Bivak.
"Berhubung saya sedang ada musibah, saya mendelegasikan pada wakil Gubernur dan Muspida terkait," ujar Fauzi Bowo di rumah duka orangtuanya di Jl Surabaya no 66, Menteng, Jakarta Pusat.
Fauzi kembali menegaskan, Pemprov DKI tidak pernah berencana akan menggusur makam Mbah Priok di Koja. "Saya tegaskan tidak ada niatan dari Pemda untuk memindahkan makam," jelasnya.
Fauzi pun meminta masing-masing pihak menahan diri agar tidak terjadi kericuhan lagi. "Semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan baik, tanpa ada kekerasan lagi," pungkasnya.
(rdf/mok)

0 comments:
Posting Komentar