Jumat, 09 April 2010

Toko Emas Dirampok

BANYUMAS,News Indonesia - Kawanan perampok bersenjata tajam dan pistol menjarah toko emas Berkah di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (9/4/2010) siang. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut Sutarno (30), salah seorang karyawan toko emas milik Bernardus Subali alias Tiang Lie (50) itu, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu sekitar lokasi kejadian sedang ramai.
"Tiba-tiba enam orang berboncengan tiga sepeda motor berhenti di depan toko. Tiga orang tetap di atas sepeda motor, tiga lainnya masuk ke toko," tutur Sutarno.
Tiga orang yang masuk ke toko masing-masing membawa senjata. Dua orang masing-masing membawa celurit dan martil. Seorang lagi membawa pistol. Para pelayan toko emas tak dapat mengenali wajah tamu-tamu tak diundang tersebut karena ketiganya memakai helm tertutup.
Saat itu, di toko ada empat orang pegawai, yakni Dewi (22), Pariyati (26), Hindun (22), dan Kamto (24). Perampok pembawa celurit dan pistol lalu mengancam para pegawai toko agar tetap diam di tempat. Seorang lagi yang membawa martil memecah kaa etalase toko bagian depan.
Setelah memecah etalase, pelaku memasukkan perhiasan-perhiasan, yang sebagian besar berupa gelang emas ke dalam tas. Tapi, hanya satu etalase yang di depan saja yang dipecah dan diambil barangnya. "Mereka sepertinya buru-buru karena suasana di sekitar sini sedang ramai," ungkap Sutarno yang saat kejadian berada di ruangan samping ruang etalase dan sedang menyapu lantai itu.
Usai menggasak perhiasan di etalase depan, tiga pelaku langsung lari keluar dan naik ke jok belakang masing-masing sepeda motor yang sudah siap digeber tiga rekannya yang sejak tadi menunggu di atas motor. Mereka melaju ke arah timur.
Lokasi kejadian hanya berjarak 50 meter dari pos polisi lalu lintas perempatan Pasar Wage Purwokerto. Namun, saat kejadian yang berlangsung kurang dari lima menit itu tak diketahui aparat keamanan yang sedang bertugas. Bahkan, warga sekitar pun tak ada yang tahu.
Baru beberapa saat setelah kawanan itu kabur, seorang petugas kepolisian sempat mengejar begitu mendengar teriakkan "Rampok" dari pegawai toko tersebut. Namun karena jarak sudah jauh, kawanan tersebut tak terkejar.
Aparat Kepolisian Resor Banyumas beberapa saat kemudian tiba di lokasi dan memasang pita kuning di depan toko. Pemilik dan pegawai toko dimintai keterangan.
"Kami masih menyelidiki kasus ini dan meminta keterangan saksi-saksi," ujar Kepala Polres Banyumas, Ajun Komisaris Besar R Panca Putra. (KOMPAS.com)

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut

Entri Populer

Iklan

Hosting Indonesia

News Indonesia Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template