Minggu, 06 September 2009

Anggur dan Keju

WINE kurang terasa nikmat bila dinikmati tanpa ada pendamping makanan. Manikmati wine tidak hanya bersama cokelat atau roti, bisa juga dengan sepotong keju. Perpaduan cheese bercita rasa gurih bercampur wine berasa manis hingga asam akan menghadirkan sensasi rasa baru.


Godaan rasanya yang gurih, aroma khas, dan rasa yang lembut menjadikan keju selalu dicari penggemarnya. Sama dengan wine, keju juga memiliki tekstur yang unik. Belum lagi kandungan nutrisinya, mulai protein, vitamin, kalsium, zat besi, kalori, dan lemak.

Di luar negeri sudah menjadi hal yang biasa menikmati keju bersama wine. Keju itu cocok dimakan sembari minum anggur pada acara kasual petang hari. Sementara di Indonesia, menikmati keju bersama minuman anggur masih termasuk budaya baru.

Wine dan cheese merupakan suatu pelengkap untuk menikmati waktu senggang. Daripada menikmati wine dengan makanan yang berat seperti spageti atau pasta, lebih baik dinikmati bersama camilan seperti keju.

Seperti halnya wine, keju juga mempunyai jenis yang beragam. Memadupadankan wine dengan cheese tertentu merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Hasil dari keharmonisan tersebut akan tercipta sensasi rasa baru.

Misalnya, keju parmigianoreggiano atau lebih dikenal sebagai keju parmesan. Keju asli Italia itu termasuk hard cheese. Aromanya sangat tajam dan cocok disandingkan dengan red wine. Atau brie, keju lunak yang berasal dari Prancis. Keju dengan tekstur lunak, lembut, dan beraroma netral ini juga bisa dinikmati bersama red wine.(Koran SI/Koran SI/nsa)

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut

Entri Populer

Iklan

Hosting Indonesia

News Indonesia Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template