Senin, 19 Oktober 2009

Souvenir Berbahan Alumunium, Produk dan Pasarnya Lebih Ranum


Bahan alumunium biasanya hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan produk untuk sparepart tertentu. Tapi dalam sentuhan Ivan Mulia dan Bela Putra, bahan ini bisa diubah menjadi souvenir unik dengan cita rasa seni yang tinggi. Wiyono

Produk seni atau kerajinan dari bahan apa pun senantiasa memiliki cakupan yang sedemikian luas. Terlebih jika melihat wujud yang dihasilkan, --entah berupa barang-barang fungsional atau sekadar benda-benda artistik-- acap kali nilai estetikanya lebih menonjol dari pada harga pokok produksinya. Karena bernilai subyektif itulah maka secara ekonomi membuat benda-benda seni dirasa lebih menguntungkan.

Seperti yang dilakukan Ivan Mulia dan Bela Putra. Kakak beradik pengelola Art Alumunium Casting (AAC) yakni industri skala rumahan yang bergerak di bidang pengecoran logam alumunium di Cimahi, Bandung sejak Agustus 1999. Mereka rupanya tidak mau terpaku hanya membuat benda-benda teknik semisal sparepart mesin-mesin industri saja seperti yang dilakukan para pesaing mereka.

Latar belakang pendidikan seni rupa yang dimiliki Ivan, dimanfaatkanya untuk menciptakan produk yang memiliki cita rasa seni. Teknik cor atau cetak ini dianggap memiliki kelebihan menghasilkan jenis produk dan bentuk yang lebih beragam. Apalagi jika digabungkan dengan teknik lain seperti misalnya welding atau pengelasan.

“Pengecoran sebenarnya merupakan solusi dari teknik las, potong, plat, yang masing-masing memiliki keterbatasan. Banyak sekali produk yang bisa dibikin dengan teknik pengecoran. Ttapi sejauh ini yang bikin untuk souvenir kayaknya cuma kita. Kebanyakan bengkel pengecoran logam hanya untuk membuat sparepart,” aku pria kelahiran Bukit Tinggi, Sumatera Barat tersebut.

Untuk itu, seperti dijelaskan Ivan, selain menghasilkan sparepart logam, AAC juga membuat berbagai jenis barang seperti piala, patung, souvenir perkawinan, hadiah promosi, frame foto, elemen dekoratif ruang yang sebagian besar berbahan dasar alumunium. AAC tidak hanya melayani pesanan secara massal, order dengan desain khusus pun tetap ditangani.

“Awalnya kita iseng membuat patung dan souvenir pernikahan. Ternyata ada yang tertarik dan memesannya. Lama-lama kami mengembangkan dua.jenis produk. Produk teknik seperti sparepart mesin-mesin produksi, mesin textil serta produk seni. Logam yang dikerjakan terutama alumunium, sebagian kecil lainnya kuningan,” terang Ivan.

Produk seni cakupannya luas, ada yang costum satuan seperti patung-patung besar, dan terutama yang lebih banyak berkembang adalah piala-piala penghargaan. Ada pula produk souvenir berupa miniatur bangunan milik instansi pemerintah atau perusahaan, misalnya gedung BRI Bandung dan Gedung Sate. Ivan menerangkan banyak piala untuk even olah raga, --khususnya bowling serta otomotif – yang diselenggarakan di Jakarta dan Jawa Barat rata-rata memesan darinya.

Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 91/Februari 2009 .

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut

Entri Populer

Iklan

Hosting Indonesia

News Indonesia Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template