KEGAGALAN adalah guru terbaik bagi kehidupan Riezka Rahmatiana (23). Mahasiswi Universitas Padjajaran Bandung ini menjadi mengerti bagaimana menghargai uang dan menikmati setiap proses dalam membangun usahanya.
Untuk meraih sukses tidak bisa instan. Semua berproses. Jangan baru mulai bisnis, sudah mau cepat kaya. Saya akui, awalnya saya maunya juga instan. Ternyata nafsu ingin cepat kaya justru membuat saya celaka. Mau untung besar, malah buntung. Utang menumpuk. Stres," ujar Riezka Rahmatiana, pemilik CV Ezka Giga Pratama menceritakan pengalaman pahitnya saat ditemui Warta Kota di sebuah mal di kawasan Kelapagading, Jakarta Utara, belum lama ini.
Riezka adalah finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2008. Dia datang ke Jakarta bersama suaminya, Erwin Burhanudin (26) terkait pembukaan sejumlah outlet/booth Justmine Pisang Ijo. Pisang Ijo adalah makanan khas Makassar.
"Saat ini, kami sudah punya sekitar 40 outlet di Bandung dan Jabodetabek," ujar Riezka yang menikah dengan Erwin bulan Oktober 2009 lalu.
Sosok Riezka sebagai pengusaha muda yang inovatif kian dikenal luas. Dia lah yang terpilih sebagai bintang iklan Bank Mandiri karena menjadi inspirasi bagi generasi muda yang berani mengambil risiko dan mau bersusah payah membangun usaha dari nol.
"Pengaruhnya (iklan-Red) kuat banget. Minat masyarakat untuk bermitra dengan kami jadi makin besar," ujarnya.
Beberapa waktu lalu, Riezka dan Erwin baru membuka beberapa booth di Cikarang dan Cibitung (Bekasi) serta sejumlah tempat di Jakarta. Untuk bermitra dengan Justmine Pisang Ijo, Riezka menawarkan dua paket investasi, yakni paket A senilai Rp 6,5 juta dan paket B senilai Rp 25 juta.
Selain dapat promosi gratis, sebagai finalis WMM 2008, Riezka juga memperoleh manfaat lain, seperti, kesempatan berpameran dan mendapat pendidikan bisnis gratis. Selama setengah tahun, dia digembleng lembaga ActionCoach.
Dari pelatihan bisnis itu, dia mengubah mindsetnya menjadi entrepreneur dan memperbaiki cara berbisnis. Semula bisnisnya berjalan amburadul karena tidak punya arah dan target yang jelas. Sekarang, usahanya berjalan secara modern dan tersistematik, mulai dari SDM, marketing hingga keuangan. Meskipun skala bisnisnya masih UKM. "Sekarang kami sangat menikmati setiap proses bisnis yang kami lewati," ujar Erwin.
Linglung
Pengalaman yang sangat berharga bagi kehidupan Riezka dan Erwin adalah saat ditipu orang dengan kedok investasi. Ceritanya berawal ketika Erwin ditawari investasi di bidang kelapa sawit dengan iming-iming meraih untung Rp 5 juta per bulan. "Bayangkan dengan setor uang Rp 100 juta, kita dapat untung Rp 5 juta per bulan. Enak kan," ujar Erwin yang kala itu masih pacaran dengan Riezka.
Namun, kenyataan berkata lain. Mau untung jadinya malah buntung. Sebab, orang yang menawari investasi itu kabur. Tinggal Riezka dan Erwin yang bingung sebab sebagian besar dana investasi itu adalah uang pinjaman dari orangtua, saudara, dan hasil tabungan Riezka.
Menurut Riezka, gara-gara utang hubungan dengan saudaranya jadi bermasalah.
Bukan hanya itu. Di kampus, sejumlah teman menuduh Riezka sebagai penipu. "Padahal, saya tak pernah menipu mereka. Memang saya yang memperkenalkan mereka dengan orang tersebut. Tapi, keputusan investasinya merupakan keputusan mereka sendiri. Karena kasus itu, saya sempat males ke kampus," ujar mahasiswi Fakultas Komunikasi Universitas Padjajaran yang kini sedang menyiapkan skripsi.
Antara tahun 2006-2007, kehidupan asmara Riezka dan Erwin benar-benar terguncang. Rencana mereka menikah buyar karena dikejar-kejar utang. Mereka linglung dan stres sehingga tidak mengerti apa yang harus dilakukan. "Masa full terpuruk, ya tahun 2006. Tahun berikutnya, kami mulai bangkit. Dimulai dengan berjualan pulsa di garasi rumah orangtua saya," tambah Erwin.
Riezka mengaku, dia mulai usaha jual pulsa dengan modal sekitar Rp 150.000. Meski hasilnya tidak besar, tapi mereka bersemangat menjalani bisnis pulsa tersebut. "Pagi-pagi kami sudah siap jualan pulsa di garasi rumah. Awalnya, pembelinya sedikit, tapi perlahan usahanya berkembang. Di situ kami menyadari tidak gampang mencari uang. Untuk mendapat untung Rp 1.000 saja, susah. Itulah hikmah yang kami dapatkan," ujarnya.
Untungnya, Riezka dan Erwin dapat memelihara mimpinya yang dianggapnya sederhana. Yakni, bisa punya usaha mandiri yang nantinya bisa membiayai sendiri pernikahan mereka dan dapat membeli mobil. "Kami tidak ragu menikah pada usia muda. Toh, kami sudah cukup lama berteman dan sudah punya usaha bersama,"ujar Erwin. Saat ini, CV Ezka Giga Pratama mempunyai tiga unit usaha, meliputi waralaba Justmine Pisang Ijo, pulsa, dan laundry.
Keyakinan pasangan muda ini semakin kuat setelah usaha pisang ijonya berkembang dan jerih payahnya diapresiasi oleh Bank Mandiri. Riezka membuka usaha Justmine Pisang Ijo pada akhir 2007 di depan Masjid Daarut Tauhiid, Gegerkalong, Bandung.
Pengalaman Riezka dan Erwin kembali memberi konfirmasi bahwa memulai bisnis dan menikah tak perlu menunggu sampai lulus kuliah. Yang penting memiliki komitmen yang kuat. (Herry Sinamarata)
| BIODATA |
| Nama lengkap: Riezka Rahmatiana Tempat/tgl lahir: Mataram, 26 Maret 1986 Nama Suami: Erwin Burhanudin Pendidikan: Mahasiswa Fakultas Komunikasi, Unpad, Bandung Nama usaha: CV Ezka Giga Pratama Alamat Kantor: Ruko MTC Blok C-6 Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Telp 022-77868877 dan 77868855. Email: RiezkaRahmatiana@gmail.com dan www.jusmine pisang ijo.com |


0 comments:
Posting Komentar