Malang - SW (4), bocah yang video merokoknya sempat beredar di Youtube, sudah mulai merokok sejak berumur 1,5 tahun. Warga di sekitar lingkungan rumahnya sudah mengetahui itu. Namun sayang, selama itu pula kejadian ini tidak terdengar ke telinga Pemkot Malang.
"Kami belum tahu ada kasus seperti itu, nanti akan kita cek ke lokasi," kata Kepala
Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Eny Sekar saat dihubungi detikcom, Rabu (31/3/2010).
Menurut Eny, Dinkes Malang akan mensurvei apakah keluarga SW dalam kondisi miskin. Kalau benar miskin, mereka siap membantu penanganan medis SW yang merokok sejak berumur 1,5 tahun.
"Bila miskin benar kami siap membantu, kalau orang tuanya mampu ya harus biaya sendiri," ujarnya.
Eny menyalahkan orang tua SW yang membiarkan bocah itu merokok. Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang M Yusuf.
Dia menerangkan, apa yang dialami oleh SW itu kemungkinan terjadi karena kurangnya perhatian dari orang tua. Akibatnya SW sejak usia dini sudah merokok dan berbicara kotor.
"Seharusnya orang tua banyak berperan aktif hingga tidak terjadi seperti itu," kata Yusuf.
(fat/fay)
"Kami belum tahu ada kasus seperti itu, nanti akan kita cek ke lokasi," kata Kepala
Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Eny Sekar saat dihubungi detikcom, Rabu (31/3/2010).
Menurut Eny, Dinkes Malang akan mensurvei apakah keluarga SW dalam kondisi miskin. Kalau benar miskin, mereka siap membantu penanganan medis SW yang merokok sejak berumur 1,5 tahun.
"Bila miskin benar kami siap membantu, kalau orang tuanya mampu ya harus biaya sendiri," ujarnya.
Eny menyalahkan orang tua SW yang membiarkan bocah itu merokok. Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang M Yusuf.
Dia menerangkan, apa yang dialami oleh SW itu kemungkinan terjadi karena kurangnya perhatian dari orang tua. Akibatnya SW sejak usia dini sudah merokok dan berbicara kotor.
"Seharusnya orang tua banyak berperan aktif hingga tidak terjadi seperti itu," kata Yusuf.
(fat/fay)


0 comments:
Posting Komentar