Padang, (tvOne)
Dua peserta ujian nasional (UN) dari Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 Padang, Sumatra Barat, tertangkap basah ketika sedang melihat kunci jawaban soal matematika. "Dua siswa, FT dan FW, itu tertangkap basah oleh pengawas," kata Fahmi Reza, salah seorang pengawas UN MAN 2 Padang, Kamis (24/5).
Tertangkapnya dua siswa itu, kata dia, berawal dari gerak-gerik FT yang mencurigakan. Lantas pengawas mendekatinya. Pengawas secara tidak sengaja menemukan "jimat" (kertas yang berisi kunci jawaban soal UN,red.) yang diletakan FT di papan abo. "Siswi berinisial FT kedapatan menulis empat puluh kunci jawaban soal ujian nasional pada mata pelajaran matematika di papan abo," katanya.
Hal yang sama dilakukan oleh FW. Dia ketahuan ketika mau menghitamkan lembar jawaban komputer (LJK) pada kolom jawaban. Seharusnya, menurut Fami Reza, lima belas menit sebelum ujian dimulai, siswa disuruh menghitamkan biodata dan membubuhkan tanda tangan. Namun, FW sudah memulai aksinya dengan menghitamkan abo untuk beberapa nomor soal. "Bel belum dibunyikan dan soal pun belum disentuh, tapi siswa sudah ada yang mengisi beberapa nomor, aneh bukan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Padang, Uprizaldi, membenarkan sejumlah siswa MAN 2 Padang tertangkap basah melihat kunci jawaban soal UN pada mata pelajaran matematika. Menurut dia, kunci jawaban soal UN yang disalin beberapa orang siswa MAN 2 Padang tersebut bukan yang asli dari pihak panitia. "Kunci yang asli tidak mungkin bocor. Paling itu kunci jawaban palsu dari temannya di sekolah lain yang belum tentu benar," ujarnya.
Atas temuan tersebut, pihaknya menyerahkan kasus itu pada pengawas independen. "Kami dari pihak sekolah tidak punya wewenang untuk ikut campur, tergantung bagaimana pengawas menyikapi kasus tersebut," tuturnya. (Ant)
Tertangkapnya dua siswa itu, kata dia, berawal dari gerak-gerik FT yang mencurigakan. Lantas pengawas mendekatinya. Pengawas secara tidak sengaja menemukan "jimat" (kertas yang berisi kunci jawaban soal UN,red.) yang diletakan FT di papan abo. "Siswi berinisial FT kedapatan menulis empat puluh kunci jawaban soal ujian nasional pada mata pelajaran matematika di papan abo," katanya.
Hal yang sama dilakukan oleh FW. Dia ketahuan ketika mau menghitamkan lembar jawaban komputer (LJK) pada kolom jawaban. Seharusnya, menurut Fami Reza, lima belas menit sebelum ujian dimulai, siswa disuruh menghitamkan biodata dan membubuhkan tanda tangan. Namun, FW sudah memulai aksinya dengan menghitamkan abo untuk beberapa nomor soal. "Bel belum dibunyikan dan soal pun belum disentuh, tapi siswa sudah ada yang mengisi beberapa nomor, aneh bukan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Padang, Uprizaldi, membenarkan sejumlah siswa MAN 2 Padang tertangkap basah melihat kunci jawaban soal UN pada mata pelajaran matematika. Menurut dia, kunci jawaban soal UN yang disalin beberapa orang siswa MAN 2 Padang tersebut bukan yang asli dari pihak panitia. "Kunci yang asli tidak mungkin bocor. Paling itu kunci jawaban palsu dari temannya di sekolah lain yang belum tentu benar," ujarnya.
Atas temuan tersebut, pihaknya menyerahkan kasus itu pada pengawas independen. "Kami dari pihak sekolah tidak punya wewenang untuk ikut campur, tergantung bagaimana pengawas menyikapi kasus tersebut," tuturnya. (Ant)

0 comments:
Posting Komentar