Jakarta - Smoking and eating in any place that is the normal look at the Soekarno Hatta Airport. Tidak hanya sampai di situ, bahkan pengunjung bandara juga tiduran di lobi layaknya menunggu KA Ekonomi saja. Not only until there, even the airport is also a visitor's back in the lobby waiting for the withdrawal KA Economics course.
Tidak mempan diingatkan oleh petugas dan berbagai pengumuman, sore ini 3 artis pantomim pun mengingatkan pengguna bandara. No inflammable reminded by officers and various announcements, this afternoon 3 pantomime artist also remind the airport users. "Waduh, nanggung nih, sayang baru dibakar rokoknya," kilah warga Kudus, Naswan (50) yang hendak ke Semarang kepada wartawan di Terminal 1, Bandara Soekarno Hatta Rabu (24/12/2008) "Oops, I nanggung my new rokoknya burned," the Holy of deception, Naswan (50) who want to Semarang to journalist in Terminal 1, Soekarno Hatta Airport Wednesday (24/12/2008)
Dua laki-laki dan satu perempuan pantomim mengingatkan pengunjung dengan berbagai gerakan-gerakan lucu. Two men and one woman pantomime reminds the visitor of various movements funny. Mimik mereka yang dicat putih hijau menarik para pengguna bandara. They mimic the green and white dicat interesting airport users. Tanpa mengeluarkan kalimat sepatah katapun, mereka juga mengingatkan ibu-ibu yang sedang asyik tiduran. A few sentences without the word, they also remind mothers that are absorbed back. "Wah nggak tahu mas," ujar Siti (45) yang hendak pulang ke Surabaya. "I do not know sir," said Siti (45) who want to return to Surabaya.
Usai melakukan petunjuk yang dilakukan oleh pantomim, para pengunjung mendapat hadiah berupa makanan ringan dari pantomim. After doing the instructions made by pantomime, the visitors got a prize from the snack pantomime. Tak ayal, pengguna bandarapun langsung tersenyum kecut. Surefire, direct users bandarapun wrinkled smile. "Wah,nggak boleh ya makan disini. Jadi malu," ujar Fitri (26) yang hendak pulang ke Palembang. "Wow, I'm not allowed to eat here. So embarrassed," said Fitri (26) who want to return to Palembang.
Pengerahan pantomim ini merupakan rangkaian gerakan Clean Airport Action. Recruitment pantomime this movement is a series of Clean Airport Action. Rencananya tiga orang lucu ini akan mengingatkan pengguna bandara hingga 31 Desember 2008 setiap sore. According to the plan three humorist this will remind the user to the airport 31 December 2008 every afternoon. "Kami menggunakan pantomim karena dia tidak menyuruh, tidak menyinggung, tetapi menyindir dengan sangat halus," kata Kacab AP II Bandara Soekarno Hatta Haryanto di tempat yang sama. (asp/gah) "We use pantomime because he is not told, not offensive, but with a very fine drop," said AP Kacab II Haryanto Soekarno Hatta Airport in the same place. (Asp / gah)
Rabu, 24 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar