Jakarta - Entah grogi atau murni 'kecelakaan', Ketua FPG Priyo Budi Santoso membuat kesalahan kecil dengan menumpahkan air minum. Hal itu terjadi saat dia dicecar pertanyaan seputar Golkar oleh wartawan.
Saat itu para Ketua Fraksi tengah berkumpul untuk berdiskusi seputar tanggapan atas pidato kenegaraan Presiden SBY di pressroom DPR, Jumat (14/8/2009).
Tampak hadir Ketua FPG Priyo Budi Santoso, Ketua FPPP Lukman
Hakim Saefudin, Ketua FPD Syarif Hasan, dan Sekretaris FPDIP Bambang Wuryanto.
Salah seorang wartawan mencecar Priyo dengan pertanyaan seputar Golkar.
"Dulu ketika Pak Ahmad Mubarok menyebut Gokar hanya mendapatkan 2,5 persen, Golkar mencak-mencak tidak terima. Sekarang Golkar terkesan mendekat ke SBY. Sebenarnya mau Golkar ini apa? Apakah mau menyelamatkan bisnis Pak Ical, ataukah karena orang-orang Golkar mau mepertahankan kekuasaan, atau karena apa?" kata wartawan itu dengan berapi-api.
Priyo yang dihujani pertanyaan semacam itu tampak terdiam memandang sang penanya sambil sesekali tersenyum. Begitu penanya tersebut berhenti bertanya, Priyo tampak ingin menjawab. Namun penanya itu mencegahnya.
"Nanti dulu pak," sergahnya. Lalu dia mengalihkan pertanyaan ke Ketua FPD Syarif Hasan.
Entah kenapa, tiba-tiba tangan Priyo menyenggol gelas berisi air putih yang ditaruh di atas meja di depannya dan menumpahkan isinya.
Kontan para hadirin dibuat tertawa dengan adanya kejadian tersebut. Priyo pun hanya senyam-senyum sambil menyeka lengan jasnya dan meja di depannya yang terciprat air minum.
Air dalam gelas yang tadinya masih cukup banyak pun tinggal separoh. Sialnya lagi, air itu membasahi kertas catatan milik Priyo yang ditaruh di atas meja.
Untunglah tak lama kemudian datang petugas yang membersihkan dan mengelap meja di depan Priyo. Diskusi pun dilanjutkan.
(sho/aan)
Saat itu para Ketua Fraksi tengah berkumpul untuk berdiskusi seputar tanggapan atas pidato kenegaraan Presiden SBY di pressroom DPR, Jumat (14/8/2009).
Tampak hadir Ketua FPG Priyo Budi Santoso, Ketua FPPP Lukman
Hakim Saefudin, Ketua FPD Syarif Hasan, dan Sekretaris FPDIP Bambang Wuryanto.
Salah seorang wartawan mencecar Priyo dengan pertanyaan seputar Golkar.
"Dulu ketika Pak Ahmad Mubarok menyebut Gokar hanya mendapatkan 2,5 persen, Golkar mencak-mencak tidak terima. Sekarang Golkar terkesan mendekat ke SBY. Sebenarnya mau Golkar ini apa? Apakah mau menyelamatkan bisnis Pak Ical, ataukah karena orang-orang Golkar mau mepertahankan kekuasaan, atau karena apa?" kata wartawan itu dengan berapi-api.
Priyo yang dihujani pertanyaan semacam itu tampak terdiam memandang sang penanya sambil sesekali tersenyum. Begitu penanya tersebut berhenti bertanya, Priyo tampak ingin menjawab. Namun penanya itu mencegahnya.
"Nanti dulu pak," sergahnya. Lalu dia mengalihkan pertanyaan ke Ketua FPD Syarif Hasan.
Entah kenapa, tiba-tiba tangan Priyo menyenggol gelas berisi air putih yang ditaruh di atas meja di depannya dan menumpahkan isinya.
Kontan para hadirin dibuat tertawa dengan adanya kejadian tersebut. Priyo pun hanya senyam-senyum sambil menyeka lengan jasnya dan meja di depannya yang terciprat air minum.
Air dalam gelas yang tadinya masih cukup banyak pun tinggal separoh. Sialnya lagi, air itu membasahi kertas catatan milik Priyo yang ditaruh di atas meja.
Untunglah tak lama kemudian datang petugas yang membersihkan dan mengelap meja di depan Priyo. Diskusi pun dilanjutkan.
(sho/aan)

0 comments:
Posting Komentar